Akhir Agustus 2021, Sistem Belajar Tatap Muka Di Sekolah Akan Dimulai

Akhir Agustus 2021, Sistem Belajar Tatap Muka Di Sekolah Akan Dimulai

Berdasarkan peraturan pemerintah, wilayah yang memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tingkat 1-3 akan mendapatkan Izin Belajar Penuh (PTM) waktu terbatas.

Namun, pembelajaran tatap muka ini harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat. PTM terbatas ini penting dilakukan untuk mengurangi risiko kehilangan pembelajaran demi menjaga kualitas pendidikan bagi anak-anak Indonesia.

Risiko ini muncul dari siswa yang gagal mencapai tingkat belajar yang optimal, sehingga mengakibatkan kegagalan akademik dan non-akademik.

Akhir Agustus 2021, Sistem Belajar Tatap Muka Di Sekolah Akan Dimulai
sumber: bbci.co.uk

Sebuah studi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bisa memakan waktu hingga sembilan tahun untuk pulih dari kondisi kehilangan pembelajaran.

Pemerintah merespon dengan cepat kebutuhan permasalahan ini dengan percepatan terbatas PTM untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia.

Namun, sekolah tidak bisa terburu-buru menerapkan PTM Terbatas. Keselamatan guru tetap menjadi prioritas utama. Namun dalam pelaksanaannya mengutamakan kehati-hatian dan protokol kesehatan yang ketat.

Vaksinasi siswa bukanlah persyaratan bagi sekolah untuk memiliki PTM terbatas. Persyaratan vaksin hanya berlaku untuk guru dan pendidik. Terutama bagi penduduk kota besar seperti DKI Jakarta dan Surabaya.

Baca Juga  Cara Pinjam Pulsa Darurat Telkomsel Cepat Dan Mudah

DKI Jakarta secara resmi telah menarik diri dari keputusan PPKM tersebut. DKI kini berada di wilayah PPKM level 3 dari wilayah PPKM 4 sebelumnya.

Artinya, aturan DKI Jakarta bisa lebih longgar dari sebelumnya. Hal ini juga berlaku untuk peraturan sekolah setempat yang dipimpin oleh Gubernur Anis Basvedan.

Sesuai Undang-Undang Nomor 883 Tahun 2021, terdapat 587 sekolah di DKI tentang penunjukan satuan pendidikan pendidikan tatap muka terbatas tahap I blended learning pada saat diberlakukannya pembatasan kegiatan masyarakat. Sekolah tatap muka akan di mulai 30 Agustus 2021.

Hal ini berlaku untuk PAUD untuk sekolah SMA/SMK di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu.

Meskipun pendidikan penuh waktu diperbolehkan di sekolah-sekolah ini, mereka tetap harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Jika beberapa sekolah tidak mengikuti proses ini, izin belajar tatap muka akan segera dicabut.

Izin sekolah penuh waktu Tahap I ini diberikan sebagai bentuk ujian yang dinilai secara berkala. Ini bekerja dengan aman dan akan berlanjut kecuali jika klaster Covid-19 baru muncul, jika mulai naik kembali maka akan ditutup.

Baca Juga  Viral Kisah Anak Supir Angkot, Dihina Jadi Pembantu Kini Ia Lulus Dari Universitas Luar Negeri