Langkah Beli Saham Untuk Investor Pemula

Langkah Beli Saham Untuk Investor Pemula

Di era digital seperti sekarang ini, membeli saham sangatlah mudah. Anda dapat membeli saham secara online menggunakan gadget atau perangkat komputer yang terhubung dengan internet.

Saham adalah kendaraan investasi. Saham adalah bukti kepemilikan atau penyertaan dalam nilai perusahaan. Pemegang saham juga berhak menerima dividen berdasarkan jumlah saham yang dimilikinya.

Membeli saham perusahaan di pasar modal merupakan investasi yang lebih berisiko dibandingkan dengan sarana investasi lainnya seperti obligasi, deposito dan emas.

Namun, karena risikonya yang tinggi, investasi ekuitas juga dapat menghasilkan keuntungan atau keuntungan yang tinggi, baik melalui dividen maupun melalui harga saham yang lebih tinggi.

Siapapun dapat dengan mudah membeli saham. Saat ini, beberapa perusahaan pialang menawarkan platform perdagangan saham, seperti cara membeli saham untuk pemula dan cara membeli kembali saham untuk masyarakat umum.

Ada empat langkah yang perlu Anda lakukan saat membeli saham sebagai dana investasi jangka panjang. Langkah – langkah beli saham untuk investor pemula yaitu:

Tentukan Perusahaan Sekuritas Yang Pas

Langkah Beli Saham Untuk Investor Pemula
sumber: diskartes.com

Hal pertama yang perlu Anda lakukan saat ingin membeli saham adalah memutuskan perusahaan pialang mana yang akan Anda ajak berdagang.

Baca Juga  Apa Beda Saham Dengan Forex?

Perusahaan pialang adalah perantara yang membantu dalam proses jual beli saham dan pembukaan rekening di Bursa Efek Indonesia atau BEI.

Untuk memilih perusahaan pialang, pastikan terdaftar di BEI Anda. Daftar lengkap dapat ditemukan di situs resmi Otoritas Bursa.

Buka Akun RDN

Akun dana nasabah atau RDN adalah akun milik investor untuk berdagang di pasar modal. Ada beberapa langkah untuk membuka RDN, diantaranya:

  • Silapkan dokumen dan berkas yang dibutuhkan. Diperlukan Kartu Tanda Penduduk Indonesia (KTP) atau Surat Izin Tinggal (Kitas), Paspor Internasional (WNA), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Jika pemohon adalah mahasiswa yang belum memiliki NPWP, dapat melampirkan NPWP orang tua. Jika pemohon adalah ibu rumah tangga, dimungkinkan untuk melampirkan NPRP suaminya. Juga, bawalah salinan sampul buku tabungan dan dua materai.
  • Pilih sekuritas yang Anda buat akunnya. Anda dapat memilih bank sekuritas yang berada di bawah pengawasan Kantor Jasa Keuangan (OJK).
  • Isi formulir dan semua informasi yang diperlukan. Anda dapat melakukan deposit pertama Anda melalui RDN. Besarnya setoran awal untuk setiap bank sekuritas berbeda-beda. Biasanya, ini antara 100.000 dan 3 juta rupiah.
Baca Juga  Dunia Investasi IHSG, Gimana Cara Kerjanya?

Mulai Beli Saham

Setelah Anda memiliki RDN, Anda dapat langsung memilih saham yang ingin Anda beli. Anda dapat menggunakan aplikasi sekuritas untuk memilih saham.

Namun, pastikan Anda membaca laporan keuangan dan hal-hal terkait bisnis lainnya sebelum memutuskan untuk membeli saham dari perusahaan tersebut.

Saham yang digunakan untuk investasi jangka panjang perlu dipikirkan dengan matang. Belilah saham perusahaan dengan fundamental yang baik.

Pemula dapat membeli saham berkualitas dan saham milik perusahaan terkemuka dan terpercaya. Jenis saham ini cenderung meningkat nilainya dari tahun ke tahun, sehingga cocok untuk investasi jangka panjang. Jika tersedia, Anda bisa langsung membelinya.

Ikuti Update Pergerakan Pasar

Setelah menyelesaikan langkah-langkah untuk membeli saham, Anda dapat memantau situasi pasar setiap saat.

Anda tidak perlu memeriksa portofolio pergerakan pasar terhadap saham Anda setiap hari, Anda cukup melacak portofolio Anda di media sosial dan media lain yang memeriksa harga saham setiap hari.

Anda dapat menambah saham Anda dengan membelinya saat harga pasar sedang turun, sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan besar di masa depan.

Baca Juga  Perusahaan Good Saham Terkenal Di Indonesia
Pencarian Popular Beli Saham Hari Ini ,Beli Saham Ipo ,Bermain Saham Online ,Minimal Beli Saham ,Saham Beli Hari Ini,Tanam Saham Online